WELCOME TO TANDIKA ZONE

Kamis, 22 Desember 2011

tugas analisis jabatan


D. TUGAS POKOK DAN FUNGSI JABATAN
Tugas : Secara keseluruhan tugas dari S adalah  memimpin seluruh  dewan direksi dan semua struktur yang ada dibawahnya serta juga melakukan pengawasan secara umum dan secara khusus terhadap progress kerja. Terutama jika hal ini menyangkut dengan kebijakan yang akan diambil oleh direksi dalam PT tersebut, walaupun komisaris berhak mengambil keputusan, namun semua keputusan yang diambil oleh setiap direksi tersebut tetap harus melalui musyawarah dan persetujuan S.
Fungsi : secara umum fungsi dari S adalah sebagai pengawas  terhadap semua anak perusahaan yang ada dibawah naungan AMP seperti PT. SINAR CITRA WISATA (SCW) (Bergerak dibidang Jasa TOURS & TRAVEL) , PT. AMANAH MUDA PERSADA (AMP) (Bergerak dibidang Penyedia Jasa Tenaga Kerja), PT. SINAR AGRO SALAKSEJATI  (Bergerak di bidang Kontraktor,  Supplier dan Perkebunan Agribisnis),  LPK-AMP ( Lembaga Pelatihan Keterampilan - Andalan Mitra Prestasi ) Melakukan pelatihan / training calon  tenaga kerja sesuai kebutuhan kompetensi serta peningkatan SDM tenaga kerja (karyawan), CV. ALFA PRATAMA (Bergerak dibidang Elektrikal, Mekanikal dan Laboratorium), PT. SINAR MULIA INSANI (Bergerak dibidang Penyewaan Kendaraan Angkutan Darat / Laut), ANDALAN MITRA PRESTASI SDN BHD (Malaysia) Bergerak dibidang Konsultan Ketenagakerjaan dan Trading. S juga  berfungsi sebagai pengambil kebijakan penuh dari semua kegiatan-kegiatan yang ada diperusahaan tersebut, baik berupa kebijakan menentukan pimpinan dari masing-masing anak perusahaan tersebut.


E. RINCIAN TUGAS
1. Tugas-Tugas
a) Tugas direktur perusahaan AMP
1.      Pemberdayaan komite-komite ( seperti pemberian arahan bagi pimpinan anak-anak perusahaan)
2.      Memberikan rekomendasi tentang manajemen resiko perusahaan seperti: pengembalian kebijakan yang akan dilakukan oleh pimpinanan anak perusahaan PT tersebut, maka S bertugas untuk merekomendasikasikan semua resiko dari kebijakan yang diambil oleh pimpinan anak perusahaan tersebut.
3.      Mendorong terlaksananya implementasi good corporate govermance, seperti pembentukan tim yang solid untuk suatu proyek perusahaan, terutama berkaitan dengan pengembangan perusahaan.
4.      Pemberian tanggapan atau  feedback langsung dari para pimpinan anak perusahaan. Baik berupa masukan maupun kebijakan – kebijakan yang tidak mampu ditangani langsung oleh pimpinan anak perusahaan tersebut.
5.      Mengontrol semua kegiatan-kegiatan perusahaan baik secara langsung ataupun melalui laporan dari direksi. Secara langsung lebih banyak dilakukan by phone, atau melalui internet. Khusunya untuk mengontrol anak-anak perusahaan yang berada diluar negeri dan berada dikota lain di indonesia.
6.      Menandatangani kontrak kerja dengan perusahaan- perusahaan lain, seperti membentuk kerja sama dengan perusahaan yang membutuhkan tenaga kerja. Salah satunya adalah dengan RS.M. Djamil Padang, melalui penyaluran tenaga klining service.
b) Pelaksanaan tugas-tugas
Dalam pelaksanaan tugas – tugas sebagai direktur, S lebih banyak menjalankan tugas-tugas tersebut dari jauh, baik itu by phone atau lewat internet seperti by e-mail atau via skype. Namun tak jarang juga S juga melakukan kunjungan dadakan keperusahaan AMP sendiri ataupun ke anak perusahaan AMP. Terutama jika S mendengar ada yang tidak beres diperusahaan tersebut dari orang-orang kepercayaannya.
F. TANGGUNG JAWAB
Sebagai direktur perusahaan tersebut, S bertanggung jawab penuh tentang semua hal yang menyangkut dengan semua kegiatan yang dilakukan oleh perusahaan yang dipimpin. Selain itu S juga bertanggung jawab dalam setiap persoalan – persoalan yang terjadi didalam perusahaan tersebut, terutama semua hal yang menyangkut kontrak kerja dengan perusahaan lain dan persoalan – persoalan hukum yang terkait dengan perusahaan tersebut . Misalnya seperti kasus TKI yang berangkat melalui perusahaan tersebut dan bermasalah diluar negeri, maka persoalan seperti itu merupakan tanggung jawab S secara penuh, apakah nanti S akan memberikan wewenang bagi para direksi yang ada diluar negeri untuk mengatasi persoalan tersebut atau S sendiri yang akan terjun langsung kelapangan itu sudah menjadi kebijakan S sebagai direktur utama perusahaan tersebut. Selain itu S juga bertanggung jawab atas semua kerugian yang terjadi diperusahaan tersebut, termasuk kepailitan yang terjadi diperusahaan tersebut.
G. Bentuk Pelaksanaan Tanggung Jawab
Realisasi dari pelaksanaan tanggung jawab S sebagai direktur adalah berupa kebijakan yang diambil, apakah itu pemilihan konsultan untuk perusahaan tersebut, pemilihan pimpinan dari masing-masing anak perusahaan atau juga penanggulangan masalah – masalah yang menyangkut keberlangsungan perusahaan tersebut, baik itu permasalahan hukum dan kontrak kerja yang mengatas namakan perusahaan yang S pimpin.
H. Hak dan wewenang
S memiliki hak dan wewenang untuk :
1.      Mengetahui segala tindakan yang telah dijalankan oleh direksi
2.      Menanyakan/meminta penjelasan kepada direksi mengenai pengurusan perseroan, baik itu laporan progress kerja perusahaan ataupun hasil kinerja karyawan.
3.      Menerima honorarium
4.      Mengangkat dan memberhentikan pimpinan anak perusahaan dan  anggota direksi
5.      Mengevaluasi dan menyetujui atau menolak permintaan persetujuan dari direksi untuk transaksi tertentu sesuai ketentuan AD perusahaan
6.      Mengambil semua kebijakan untuk menyelamatkan perusahaan
7.      Menunjuk siapa saja orang-orang yang dia percaya didalam perusahaan dan juga menunjuk konsultan dan lawyer perusahaan tersebut.
8.      Berhak memberikan surat kuasa pada siapa saja yang dia anggap kompeten dan mampu bertanggung jawab dalam pengambilan kebijakan dalam perusahaan yang dia pimpin
I. lain – lain
Perusahan AMP ini merupakan perusahaan bentukan keluarga, yang dimana pimpinan dan anggota direksi dari perusahaan ini 70 % adalah anggota keluarga. Maka sistem dari perusahaan ini adalah berdasarkan kepercayaan antara anggota keluarga saja, sehingga bentuk dari system dari perusahaan ini adalah sesuai dengan kepercayan, namun tetap saja S memiliki kuasa penuh dalam perusahaan ini, terutama dalam menentukan kebijakan-kebijakan yang terkait dengan kepentingan perusahaan tersebut.

J.      Kondisi ruangan kerja
Ruangan kerja S dikantor pusat dipadang memiliki cat dinding berwarna hijau, dengan lantai kramik berwarna cream. Ruangan kerja S berada dilantai 1 dan menghadap ketaman belakang dari perusahaan tersebut. Diruangan tersebut terdapat 2 buah meja kerja dan juga 4 buah sofa berwarna cokelat dan sebuah meja kecil di sofa-sofa tersebut. Didalam ruangan tersebut juga terdapat sebuah almari kaca yang berukuran cukup besar, yang didalamnya terdapat buku-buku dan file-file penting perusahaan. Dimeja S terdapat foto istri dan anak S serta sebuah cangkir kecil berwarna putih, selain itu dimeja tersebut juga terdapat sebuah laptop dengan merk apple berwarna putih dan dimeja. Disisi meja direktur tersebut, juga terdapat 1 lagi meja kerja, yang merupakan meja direksi keuangan. Meja tersebut juga terdapat sebuah foto keluarga dan sebuah laptop bermerk apple berwarna putih. Meja tersebut merupakan meja dari direksi keuangan perusahaan tersebut. Sehingga secara lingkungan kerja, lingkungan tempat kerja S adalah tempat yang paling kondusif untuk bekerja, selain berada dilantai 1, ruangan S juga memiliki pencahayaan yang bagus dan view yang bagus, karena langsung menghadap ketaman belakang dari kantor tersebut.





K . KONDISI KERJA KETIKA S BERADA DIKANTOR
No

Aktivitas

Frekuensi

Keterangan
Sering
Kadang-kadang
Tidak pernah
1
Berjalan


Berjalan melihat-lihat para pegawai dikantor
2
Melompat


-
3
 Berlari


-
4
Keseimbangan badan


-
5
Memanjat


-
6
Merangkak


-
7
Berdiri


Berdiri mengambil dokumen didalam almari
8
Memutar badan


Memutar badan kebelakang untuk mengambil data diloker
9
Membungkuk


-
10
Berjongkok


-
11
Berlutut


-
12
Duduk


Duduk sambil mengerjakan tugas-tugas
13
Mengulurkan tangan


Mengulurkan tangan untuk mengambil peralatan diatas meja
14
 Mengangkat telpon


Mengangkat gagang telpon ketika telpon diruangan tersebut berdering
15
Membawa


-
16
Melempar


-
17
Menekan/mendorong


-
18
Menarik


-
19
Memegang


-
20
Menggunakan jemari


Mengetik sesuatu didalam laptop
21
Berbicara


Bertanya tentang hasil kerja atau kegiatan perusahaan kepada direksi
22
Mendengar


Mendengarkan informasi yang diberikan oleh bawahan oleh informan dari telpon
23
Melihat dengan teliti


Melihat dokumen kerja yang diberikan oleh bawahan serta mencek dengan teliti informasi -informasi dari internet
24
Bekerja dengan cepat


Menyelesaikan tugas atau persoalan secara cepat

BAB II
PEMBAHASAN
A.     JOB DESKRIPTION ATAU URAIAN TUGAS
Job description adalah suatu catatan yang sistematis tentang tugas dan tanggung jawab suatu jabatan tertentu yang ditulis berdasarkan fakta-fakta yang ada. Berdasarkan pengertian tersebut maka Job deskripsion dari S sebagai seorang direktur adalah :
1.      Pemberdayaan komite-komite ( seperti pemberian arahan bagi pimpinan anak-anak perusahaan)
2.      Memberikan rekomendasi tentang manajemen resiko perusahaan seperti: pengembalian kebijakan yang akan dilakukan oleh pimpinanan anak perusahaan PT tersebut, maka S bertugas untuk merekomendasikasikan semua resiko dari kebijakan yang diambil oleh pimpinan anak perusahaan tersebut.
3.      Mendorong terlaksananya implementasi good corporate govermance, seperti pembentukan tim yang solid untuk suatu proyek perusahaan, terutama berkaitan dengan pengembangan perusahaan.
4.      Pemberian tanggapan atau  feedback langsung dari para pimpinan anak perusahaan. Baik berupa masukan maupun kebijakan – kebijakan yang tidak mampu ditangani langsung oleh pimpinan anak perusahaan tersebut.
5.     
9
Mengontrol semua kegiatan-kegiatan perusahaan baik secara langsung ataupun melalui laporan dari direksi. Secara langsung lebih banyak dilakukan by phone, atau melalui internet. Khusunya untuk mengontrol anak-anak perusahaan yang berada diluar negeri dan berada dikota lain di indonesia.
6.      Menandatangani kontrak kerja dengan perusahaan- perusahaan lain, seperti membentuk kerja sama dengan perusahaan yang membutuhkan tenaga kerja. Salah satunya adalah dengan RS.M. Djamil Padang, melalui penyaluran tenaga klining service.
Selain tugas tersebut, masih ada beberapa lagi uraian kerja atau job description yang harus dimiliki oleh S sebagai direktur, yaitu :
1.      Meninjau ulang dan mengadopsi suatu perencanaan yang strategis bagi kemajuan perusahaan tersebut, baik dalam pembentukan anak perusahaan baru maupun dalam hal pengembangan bidang baru.
2.      Mengatur ulang setiap pengembangan bisnis yang dijalankan, termasuk penempatan kantor cabang yang strategis.
3.      Membuat setiap target yang perlu dicapai oleh perusahaan setiap tahunnya, termasuk menyusun target-target kontrak kerja yang harus dilakukan dengan perusahaan lain yang dianggap mampu mengembangkan perusahaan tersebut.
4.      Mampu mendeteksi secara dini resiko-resiko yang akan terjadi dalam mengambil sebuah kebijakan.
5.       Menyusun agenda rapat tahunan dengan para direksi, terutama agenda rapat untuk peninjauan kembali setiap pencapaian-pencapaian yang telah dilakukan oleh perusahaan.



B.      JOB PERFORMANCE
Job Performance adalah bentuk realisasi dari setiap tugas yang dijalankan. Sehingga secara terperinci Job performance dari S sebagai direktur adalah:
1.      Mengadakan kunjungan secara tidak terencana ke anak-anak perusahaan yang beliau pimpin, termasuk mengunjungi cabang-cabang dari perusahaan tersebut.
2.      Meninjau perusahaan dari jarak yang jauh, baik by phone ataupun melalui internet termasuk pengecekan informasi di internet ataupun mengadakan konfrensi dengan para pimpinan anak-anak perusahaan melalui skype atau media webcame lainnya.
                   
Jika dilihat dari peran seorang direktur yang sangat besar dalam menjalankan perusahaan maka seharusnya seorang direktur tersebut harus memiliki Job Performance sebagai berikut:
1.      Berada dikantor setiap hari, selama jam kerja jam 8:00 – 16:00 WIB ( jika ada urusan bisnis keluar hendaknya itu telah terjadwalkan sebelumnya)
2.      Mengikuti tender-tender dengan perusahaan – perusahaan besar secara berkala
3.      Mengunjungi cabang dan anak perusahaan tersebut secara berkala dan terjadwal terlebih dahulu
4.      Mengadakan rapat direksi setiap bulan secara teratur dan juga mengadakan rapat besar dengan semua kepala cabang dan pimpinan anak perusahaan minimal sekali setahun secara tatap muka
5.      Menyelesaikan setiap kasus-kasus, baik secara perdata maupun pidana sesegera mungkin, apalagi terkait dengan kasus-kasus yang berurusan dengan ketenagakerjaan.
6.      Mampu mengatasi kepailitan yang dialami oleh perusahaan, termasuk pengambilan kebijakan dalam peminjaman dana dan menyepakati setiap perjanjian yang dibuat dengan lembaga maupun perusahaan lain.
C.      JOB SPESIFIKASI
Job spesifikasi adalah Persyaratan minimal yang harus dipenuhi oleh orang yang menduduki suatu jabatan, agar ia dapat melaksanakan tugas-tugas yang dibebankan kepadanya dengan baik.
Sebagai perusahaan yang sebagian besar bergerak dibidang jasa baik dalam negeri maupun luar negeri, maka job spesifikasi yang seharusnya dimiliki oleh direktur perusahaan tersebut adalah:
1.      Merupakan seorang lulusan sekolah bisnis, agar direktur tersebut mampu mengembangkan usaha yang tepat. Kalau perlu direktur tersebut adalah lulusan sekolah bisnis dari luar negeri sehingga usaha tersebut juga bisa berkembang cepat sampai ke luar negeri.
2.       Memiliki kemampuan dalam bahasa Indonesia  dan juga mampu berbahasa ingris atau bahasa internasional lain, dengan fasih dan lancar, baik speaking maupun writing.
3.      Pernah menjadi pimpinan dalam sebuah tim dalam jumlah yang besar
4.      Kemampuan dalam berkomunikasi secara personal, maupun massa secara tepat. Seperti kemampuan dalam memberikan instruksi  kebawahan agar terkesan tidak mendikte, selain itu komunikasi ini juga akan menentukan tender atau proyek yang akan diperoleh oleh perusahaan tersebut. serta kemampuan berkomunikasi ketika diwawancarai oleh media massa, terutama terkait tentang kasus-kasus perusahaan yang sifatnya sensitif.
5.      Mampu dalam menciptakan budaya dan iklim kerja yang baik, sehingga semua karyawan dalam perusahaan menjadi nyaman dan termotivasi untuk bekerja.
6.      Mampu dalam melakukan transaksi kerja, baik untuk melobi ataupun dalam membuat kontrak yang besar untuk keuntungan perusahaan
7.      Kemampuan untuk mengenali setiap kebudayaan yang ada dineraga-negara tujuan dan juga memahami budaya yang ada diperusahaan yang akan menggunakan jasa dari perusahaan tersebut, hal ini akan sangat terkait dengan pelatihan apa nantinya yang cocok bagi tenaga kerja yang akan dikirim untuk jenis perusahaan atau organisasi yang ingin disalurkan, sehingga hal ini bisa meminimalisir masalah ketenaga kerjaan baik itu dengan pihak perusahaan ataupun dengan pihak tenaga kerja itu sendiri.
8.      Mampu menggunakan computer secara maksimal, seperti internet banking, syke (untuk tatap muka dengan para klien atau untuk kepentingan lain), microsoft office,mail, fax, internet mobile dan hal-hal yang terkait dengan kepentingan transaksi perusahaan.
 







BAB III
PENUTUP

A.     Kesimpulan
Berdasarkan Pembahasan diatas, maka diperoleh hasil analisis bahwa jabatan Direktur diperusahaan AMP masih memiliki banyak sekali kekurangan baik dari segi Job performance, ataupun Job profil yang dimiliki oleh S sebagai seorang direktur . Hal ini kemungkinan disebabkan oleh sistem yang ada diperusahaan tersebut,dimana masih memakai sistem kepercayaan atas orang-orang  yang menduduki jabatan disetiap kepala cabang, pimpinan anak-anak perusahaan  dan juga dibidang-bidang strategis lainnya diperusahaan tersebut merupakan kerabat dekat dari direktur tersebut, sehingga dapat disimpulkan bahwa sebagai direktur S merasa tidak harus mengawasi secara ketat kinerja dari orang-orang tersebut, sehingga akhirnya menyebabkan perusahaan tersebut tidak juga bisa berkembang dengan sangat pesat. 
B.     Saran
Beberapa Masukan dapat disajikan berdasarkan hasil analisis jabatan seorang direktur diperusahaan tersebut adalah:
1.      Seorang Direktur tetap harus memberikan target-target yang jelas kepada setiap karyawannya untuk kemajuan perusahaan tersebut, meskipun karyawan adalah orang-orang yang memiliki hubungan kekerabatan yang sangat dekat dengan direktur.
2.     
14
Direktur hendaknya tetap memiliki jam kerjanya sendiri, memiliki agenda kerja yang jelas dan memberikan surat kuasa secara sah kepada orang yang ditunjuk sebagai wakil beliau selama ketidakhadiran selama berada diperusahaan, baik itu ketika cuti, ataupun selama berada diluar kota.
3.      Sebagai seorang direktur ataupun pimpinan perusahaan, hendaknya bisa bersikap professional serta mampu  memilah-milah kepentingan perusahaan ataupun kepentingan pribadi.
C.     Hambatan selama melakukan analisis
 Hambatan yang peneliti alami selama melakukan analisis jabatan S adalah ketidak hadiran S dikantor, serta seringnya S keluar kota dan keluar negeri secara mendadak, padahal sebelumnya peneliti telah membuat janji. Selain itu S juga melakukan ibadah Haji untuk ketiga kalinya, sehingga peneliti menghentikan penelitian tersebut selama S menjalankan ibadah haji. Selain hal tersebut, ada satu lagi kendala yang Peneliti alami, yaitu meminta surat rekomendasi dari S, sebagai bukti bahwa peneliti benar-benar melakukan analisa jabatan bersama beliau, dikarenakan S sedang mengadakan perjalanan keluar negeri sehingga surat bukti tersebut akhirnya dikeluarkan oleh M.Syauqi.SE selaku HRD diperusahaan tersebut yang selama S tidak berada dikantor menjadi wakil sementara, untuk menggantikan posisi beliau.









Tidak ada komentar:

Poskan Komentar